Call Us : 0822-4000-0020

Tak Hanya Tanjung Kodok yang Cantik, Kuliner Lamongan Juga Ciamik

Home  >>  Berita  >>  Tak Hanya Tanjung Kodok yang Cantik, Kuliner Lamongan Juga Ciamik

Tak Hanya Tanjung Kodok yang Cantik, Kuliner Lamongan Juga Ciamik

   Berita   Agustus 20, 2016  No Comments

Bagi sebagian besar pejalan, Lamongan dikenal karena kecantikan Pantai Tanjung Kodok, Goa Maharani, atau Wisata Bahari Lamongan saja. Padahal, di balik keindahan pantainya atau keriuhan wahana permainannya, ada surga kuliner yang amat memanjakan lidah.

 

Dari kuliner berkuah, nasi bersambal, hingga rujak buah segar, sungguh sayang dilewatkan. Rasa otentik yang timbul dari paduan bumbu-bumbu khas membuat kuliner Lamongan sangat berbeda. Anda masih belum percaya? Catat nama-nama kuliner berikut dan mari luangkan waktu menjelajah rasa!

 

  1. Soto Lamongan

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Soto Lamongan

www.instagram.com

 

Yang satu ini adalah pengecualian. Siapa tak kenal kuliner favorit sejuta umat bernama Soto Lamongan yang sudah tak diragukan lagi rasanya? Hampir di setiap hajatan pernikahan, acap kita jumpai soto sebagai hidangan. Lantas, apa yang membedakan Soto Lamongan dari jenis Soto lainnya hingga rasanya melegenda? Yup! Soto Lamongan dilengkapi dengan mie soun dan berkuah lebih bening bila dibanding Soto Madura.

 

Soto Lamongan adalah satu-satunya jenis Soto Nusantara yang dilengkapi koya—yakni taburan yang terbuat dari tumbukan kerupuk udang dan bawang putih goreng. Selain itu, Soto Lamongan selalu menggunakan daging ayam kampung karena menghasilkan kaldu lebih gurih dan tidak berbau. Tak hanya di Lamongan, hampir di semua kota besar mudah dijumpai Soto Lamongan.

 

 

  1. Nasi Boranan

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Nasi Boran

www.lamonganoke.wordpress.com

 

Ra ngiro ra nyono
Aku ketemu sliramu
Mbak yu, ayu sing dodol sego boran
Wis rong tahun kepengker
Aku dadi langgananmu
Mbak yu ono alun-alun lamongan

 

Jika Anda pernah mendengar lagu berjudul “Sego Boran”, liriknya terinspirasi dari seorang pelanggan yang menyukai kehadiran penjual Nasi Boranan. Kata “Boranan” berasal dari tempat nasi yang terbuat dari anyaman bambu dan digendong di punggung menggunakan selendang. Seporsi nasi dihidangkan bersama bumbu pedas, urap-urap, lauk, empuk, dan rempeyek. Empuk terbuat dari tepung terigu yang dibumbui lalu dibentuk bulatan kecil dan digoreng. Yang menjadikan spesial, bumbu pedasnya diolah dari rempah-rempah dan tak lengkap bila menikmati Nasi Boranan tanpa lauk ikan sili.

 

 

  1. Tahu Campur

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Tahu Campur

www.instagram.com

 

Seperti halnya Soto Lamongan, sajian Tahu Campur tentu akrab di telinga. Betapa nikmatnya kuah berkaldu pekat berisi potongan daging sapi kenyal seperti urat, koyor, sandung lamur dan kikil ditemani potongan tahu, lento, mie kuning, serta tauge dan selada segar. Lento adalah perkedel yang terbuat dari singkong. Jangan lupa tambahkan petis, sambal, dan kerupuk udang agar rasanya lebih nendang! Jika selama ini Anda mengira Tahu Campur berasal dari Surabaya, Anda salah besar! Tahu Campur yang asli ada di Lamongan!

 

  1. Rujak Paciran

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Rujak Paciran

www.lamonganoke.wordpress.com

 

Sekilas terlihat mirip rujak buah konvensional, yang membedakan adalah bumbu dan potongan buahnya lebih besar. Rujak Paciran dikenal juga sebagai Rujak Asin, sebab petis yang digunakan terbuat dari saripati ikan pindang, berbeda dengan petis hitam kebanyakan. Gula merahnya pun berbeda, sebab berasal dari siwalan yang agak berair. Kemudian, bumbu rujak menggiurkan ini dicocol dengan potongan buah segar seperti mentimun, nanas, bengkuang, semangga, ataupun mangga muda. Seporsi pun dijamin kurang!

 

 

  1. Es Dawet Siwalan

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Dawet Siwalan

www.instagram.com

 

Sepanjang pesisir memang banyak dijumpai pohon siwalan, salah satunya Lamongan. Karena hasil ental (buah siwalan) yang melimpah, masyarakat mengolahnya menjadi minuman penghilang dahaga. Bila di tempat lain kita jumpai Es Dawet Cendol, maka di Lamongan kita bisa menikmati Es Dawet dengan potongan buah kenyal dan manis gula aren. Siang terik setelah perjalanan panjang, segelas Es Dawet Siwalan tentu sangat melegakan!

 

  1. Es Batil

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Es Batil Lamongan

www.instagram.com

 

Meski namanya sangat asing di telinga, namun Es Batil dari Lamongan adalah satu hal yang tak boleh dilewatkan. Batil adalah sebutan untuk sejenis kue apem yang diiris-iris lalu disiram santan dan sirup gula aren. Semangkuk Es Batil berisi potongan buah siwalan, kacang hijau, dawet, serutan agar-agar, serta batil itu sendiri. Segarnya tak perlu diragukan untuk mendinginkan mood yang berantakan.

 

 

  1. Wingko Babat

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Wingko Babat

www.sashylittlekitchen.com

 

Manisnya Wingko Babat tak hanya terasa di lidah, namun juga memberi manisnya hidup bagi masyarakat. Kue ini marak dijajakan di stasiun atau terminal sepanjang Pulau Jawa bagian utara. Menonjolkan rasa gurih dan manis kelapa yang membuat siapapun jatuh cinta, apalagi bila tersaji hangat.

 

 

 

  1. Jumbreg

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Jumbreg

www.wordpress.com

 

Bentuknya unik seperti terompet, di tempat lain disebut clorot atau dumbeg. Rasanya manis gurih dari tepung beras, dibungkus menggunakan daun siwalan.

 

 

Setiap kota memiliki kekayaan yang khas dan tak sama dengan kota lainnya. Begitu juga dengan Lamongan yang menghidangkan ragam kuliner untuk melezatkan Indonesia. Selain rekomendasi di atas, Warung Apung Rahmawati juga mempunyai gerai yang bisa Anda kunjungi setelah puas menjelajah Lamongan. (Put)

 

Temui Kami :

Warung Apung Rahmawati Lamongan
Jalan Simpang Kusuma Bangsa No. 6 Lamongan
Telp. (0322) 317770

 

 

 

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *