Macam-macam Soto Khas Jawa Timur yang Perlu Kamu Tahu

Home  >>  Berita  >>  Macam-macam Soto Khas Jawa Timur yang Perlu Kamu Tahu

Macam-macam Soto Khas Jawa Timur yang Perlu Kamu Tahu

   Berita   Oktober 22, 2016  No Comments

Baru-baru ini Soto jadi perbincangan setelah diperkenalkan ke kancah dunia dengan tagline “a cup of comfort”.  Memang benar, Soto tak hanya bikin kenyang tapi juga mampu menghangatkan suasana kebersamaan. Soto merupakan sejenis sup yang terbuat dari kaldu daging dengan komposisi yang berbeda-beda sesuai daerah asalnya. Jika selama ini hanya akrab dengan Soto Lamongan, tahukah Anda bila Jawa Timur juga menyimpan ragam Soto yang tak kalah nendang?

 

  1. Soto Lamongan

Sesuai dengan namanya, varian Soto paling populer ini berasal dari Kabupaten Lamongan dengan kuah bening dilengkapi suwiran ayam, potongan kubis, telur, serta bihun. Yang membuat spesial adalah taburan koya gurih yang menambah citarasa pada kuah Soto Lamongan.

warung-apung-rahmawati-ayam-bakar-terdahsyat-soto-lamongan

Soto Lamongan via www.instagram.com

 

  1. Soto Madura

Minggir ke pulau seberang, Anda akan menjumpai Soto Madura dengan isian penuh dan menantang. Potongan jeroan hingga mata dan torpedo sapi disajikan dalam kuah hangat kental yang menggugah selera. Jangan lupa tambahkan potongan lontong agar lebih kenyang serta irisan jeruk nipis untuk menetralkan lemak.

warung-apung-rahmawati-ayam-bakar-terdahsyat-soto-madura

Soto Madura via www.pinterest.com

  1. Rujak Soto

Menuju ujung Jawa Timur, di Kabupaten Banyuwangi dapat Anda jumpai kuliner unik yang menggabungkan Soto dengan Rujak Cingur. Ya, Rujak Soto! Seporsinya berisi Rujak Cingur yang diguyur kuah Soto dan potongan daging sebagai pelengkap. Penasaran? Silakan coba dan buktikan keunikannya.

warung-apung-rahmawati-ayam-bakar-terdahsyat-rujak-soto-banyuwangi

Rujak Soto via www.blogspot.com

 

  1. Soto Kediri

Di Kediri, kuah Soto berbeda dengan yang lain. Teksturnya lebih kental dan gurih yang berasal dari santan. Berisikan suwiran ayam, sate telur puyuh, dan juga perkedel yang banyak dijajakan di kawasan Terminal Tamanan, Mojoroto, Kota Kediri.

warung-apung-rahmawati-ayam-bakar-terdahsyat-soto-kediri

Soto Kediri via www.instagram.com

 

  1. Soto Pacitan

Soto Pacitan terasa sangat berbeda karena tidak memakai santan seperti halnya Soto Kediri. Kuahnya berisi suwiran ayam kampung, disajikan bersama telur rebus, seledri, kacang tanah goreng, bawang goreng, serta taburan kecambah yang menambah gurih saat dinikmati selagi panas. Konon, mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono sangat menggemari Soto Pacitan yang menjadi primadona kota kelahiran.

warung-apung-rahmawati-ayam-bakar-terdahsyat-soto-pacitan

Soto Pacitan via www.diahdidi.com

 

  1. Soto Sulung

Soto Sulung banyak dijumpai di Surabaya dan hampir tak bisa dibedakan tampilannya dengan Soto Madura. Yang membedakan hanyalah cara pengolahan bumbu-bumbunya yang membuat citarasa sedikit berbeda.

warung-apung-rahmawati-ayam-bakar-terdahsyat-soto-sulung

Soto Sulung via www.seputarmakan.com

 

  1. Soto Ambengan

Soto Ambengan asli Surabaya mempunyai ciri khas pada kuahnya yang berwarna kuning. Saat ini banyak rumah makan yang menyediakan menu Soto Ambengan yang mempunyai rasa otentik dan favorit untuk jamuan di berbagai acara kehormatan.

warung-apung-rahmawati-ayam-bakar-terdahsyat-soto-ambengan

Soto Ambengan via www.instagram.com

 

  1. Soto Kikil

Berasal dari Lamongan, dan sudah mempunyai banyak penggemar. Soto Kikil merupakan kombinasi dari kuah pekat yang nikmat berisi potongan kaki sapi yang empuk nan liat. Sangat disarankan untuk dinikmati selagi hangat.

warung-apung-rahmawati-ayam-bakar-terdahsyat-soto-kikil

Soto Kikil via www.emakmbolang.com

 

Soto tak hanya tentang kenikmatan, tapi juga tentang budaya yang harus dilestarikan. Bukankah makanan lokal dapat terus bertahan berkat dukungan masyarakat yang setia sebagai penikmat?

 

 

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *