Jika Hubungan Cinta Anda Diibaratkan Kue Lebaran, Inilah Hasilnya!

Home  >>  Berita  >>  Jika Hubungan Cinta Anda Diibaratkan Kue Lebaran, Inilah Hasilnya!

Jika Hubungan Cinta Anda Diibaratkan Kue Lebaran, Inilah Hasilnya!

Tahukah Anda? Tak hanya menjadi hidangan dan pajangan di meja, ternyata kue kering lebaran juga punya beragam makna dalam kehidupan. Apalagi jika dihubungkan dengan kisah percintaan, inilah gambaran yang cukup menarik sekaligus mengejutkan. Manakah tipe hubungan Anda?

1. Nastar

Dengan tampilannya yang sederhana, kue nastar menjadi idola di urutan pertama dan item wajib dalam suguhan lebaran. Berasal dari kata ananas dan taart, kue ini dipercaya sudah ada sejak masa pendudukan Belanda. Tak seorangpun bisa menahan godaan nastar bahkan sebelum turun dari oven pemanggang.

Jika diibaratkan hubungan percintaan, nastar adalah wujud sebuah hubungan yang sederhana, tidak over show up, tidak gila blow up, namun memendam keseriusan dan cinta yang sangat dalam. Pasangan ala nastar sangat yakin satu sama lain serta tidak mudah terpengaruh embusan kabar angin.

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Nastar

www.flickr.com

2. Kastengel

Kue satu ini punya jumlah fans berat yang tak kalah banyak dengan nastar. Berukuran hanya sebesar jari dengan kandungan keju yang melimpah. Aroma kastengel yang baru turun dari oven bisa membuat siapapun terancam ngiler.

Pasangan ala kastengel adalah sejoli yang supel, rame, banyak teman, dan suka bersosialisasi di berbagai kesempatan. Mereka tak hanya kompak dalam urusan cinta, namun juga urusan komunitasnya.

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Kastengel

www.flickr.com

 

3. Putri Salju

Berbentuk bulan sabit yang suka bersolek dengan membubuhkan gula sehalus bedak butiran salju. Teksturnya lembut dan memberi rasa dingin saat masuk ke dalam mulut.

Tak heran bila kue putri salju menggambarkan sebuah hubungan, ia adalah cinta yang sangat sejuk dipandang dan dirasakan bak pasangan Brad Pitt – Angelina Jolie. Mereka stylish, fashionable, good looking, dan pasti bikin ngiri.

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Kue Putri Salju

www.flickr.com

 

4. Lidah Kucing

Saat masih kecil, barangkali kita sering membayangkan lidah kucing menjulur lantas dipanggang dalam oven. Ah, tidak sesadis itu! Meski bentuknya memang selayak lidah, tapi rasanya sangat juara! Banyaknya butter yang digunakan dalam adonan membuat rasanya gurih dan renyah.

Kue lidah kucing menggambarkan jalinan cinta yang sudah cukup senior, berumur tahunan, tapi mulai bosan karena kurang berinovasi dalam hubungan. Pasangan ini sangat monoton dan butuh piknik agar cinta bisa lebih berwarna.

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Lidah Kucing

www.flickr.com

 

5. Cornflakes

Kue cornflakes memang bikin ketagihan, satu toples bisa ludes kalau tak ingat timbangan. Tapi bila diibaratkan sebuah hubungan, ia tak serenyah kala dijadikan cemilan.

Cinta ala kue cornflakes adalah cinta yang kering kerontang, gersang, hanya indah dipandang dari kejauhan. Ketahuilah ada banyak hubungan yang terlalu sayang untuk diakhiri namun keras untuk dijalani. Seperti kamuflase dan panggung drama di hadapan banyak orang.

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Cornflakes

www.flickr.com

 

6. Semprit

Ingat masa kecil berlebaran di rumah nenek? Kue kering yang selalu nangkring di meja dan terkurung dalam toples beling adalah semprit. Berbentuk bunga mawar dengan selai stroberi di tengah, sangat sederhana untuk membangkitkan kenangan.

Semprit mewakili hubungan cinta yang tradisional, sederhana, masih memakai cara-cara jadul untuk menyampaikan perasaan. Sepasang muda-mudi ala kue semprit biasanya hidup di daerah terpencil yang belum tersentuh koneksi internet dan sinyal 3G, sehingga untuk menyatakan rindu masih melalui telepati surat-menyurat.

Namun percayalah, rindu yang dibawa Pak Pos melalui sepucuk surat jauh lebih mendebarkan dibanding surat elektronik maupun pesan singkat. Saat merayakan lebaran, mereka khusyuk bermaaf-maafan bukan malah sibuk berselfie bareng aneka hidangan.

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Semprit

www.flickr.com

Apapun tipe hubungan cinta Anda, sebaik-baiknya cinta adalah yang saling memberi dan menerima. Bila ada yang tak sempurna maka marilah kita perbaiki bersama dan saling memaafkan di hari kemenangan. Katakan pada pasangan Anda, “Aku mencintaimu apa adanya. Sekarang kita 0-0 ya!”

***

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *