Call Us : 0822-4000-0020

IWAPI Jatim Bantu Urus Izin Usaha Anggota

Home  >>  Berita  >>  IWAPI Jatim Bantu Urus Izin Usaha Anggota

IWAPI Jatim Bantu Urus Izin Usaha Anggota

   Berita   Agustus 10, 2016  No Comments

Warung Apung Rahmawati Rumah Makan Enak - Susmiati Rahmawati di IWAPISurabaya, PuanPertiwi.com

Susmiati Rahmawati yang terpilih sebagai ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Jawa Timur periode 2016-2021 bertekad memperbanyak pelatihan keterampilan dan kepengurusan ijin usaha bagi anggota yang usahanya sudah berjalan.
“Ini termasuk perioritas dan rencana kerja Iwapi Jatim. Alhamdulillah, surat keputusan (SK) pengangkatan saya sebagai ketua sudah turun,” kata Susmiati, saat ditemui di sela-sela deklarasi Aliansi Perempuan Indonesia Membangun Bangsa (APIMB).
Bentuk keterampilan yang akan diperbanyak tidak lain, misalkan packing, khusus bagi pengusaha yang bergerak di bidang kuliner. Menurutnya, packing sebuah produk sangat dibutuhkan. Bentuk packing menentukan nilai jual sebuah produk. “Kalau bentuk packingnya saja tidak menarik, tidak mungkinlah sebuah produk akan dilirik konsumen,” katanya memberi alasan.
Salah satu contoh adalah produksinya sendiri. Sebagai pemilik Warung Apung Rahmawati, ibu dari enam anak itu memperhatikan betul kemasan hasil olahan dari 11 cabang resto-nya yang ada di Jawa Timur. Misalkan ayam bakar manis, ayam bakar bumbu rujak, dan ayam olahan lainnya dikemas dalam sebuah kotak lengkap dengan bumbu dan lalapannya. Kotaknya memang terkesan biasa. Tapi gambar dan tampilan bagian dalam ayamnya memang dilihat cantik dan menarik. Belum lagi masakan lainnya.
“Semua makanan maupun minuman produk dari Warung Apung Rahmawati saya perhatikan khusus. Saya tidak mau asal-asalan. Sebab, jika kemasannya menarik, customer yang membawa pulang juga senang,” ujarnya.
Kendati demikian, Susmiati tak akan meninggalkan cita rasa dari masakan olahan produksinya sendiri. Kini, seluruh masakan produknya sudah ada SOP-nya. Sehingga, siapapun yang menangani sudah akan tahu, berapa takaran bumbu-bumbunya. “Jadi ada atau tidak ada saya di resto, rasanya sama,” tegas Susmiati yang punya karyawan 600 orang itu.
Sukses restonya itulah yang akan ditularkan pada seluruh anggota Iwapi. Begitu juga untuk izin HAKI yang sudah dimilikinya. Setelah dilantik, Susmiati bertekad akan menginventarisir seluruh usaha yang dimiliki anggota. Tujuannya, selain melakukan pendataan, sebagai ketua, pihaknya akan berupaya mendaftarkan HAKI dan izin-izin lainnya agar usaha milik anggotanya terlindungi secara hukum.
Tidak itu saja. Susmiati juga akan terus menggali potensi anggota yang bergerak di bidang kuliner, ekonomi kreatif, handycraft maupun bentuk usaha lainnya. Khusus untuk handycraft, batik dan UMKM, akan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat untuk bersinergi.
“Kita tidak akan minta dibantu dari sisi pemodalan atau lainnya. Tapi kami mau minta fasilitas jika Pemda mengelar pameran. Ini untuk menunjukkan bahwa para perempuan anggota Iwapi potensi dan tangguh dalam berusaha,” tambah wanita yang tetap mempertahankan resep peninggalan nenek moyangnya dalam mengolah berbagai jenis kuliner sajiannya itu. (ita)

 

Diposkan pada 21 April 2016
Sumber

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *